1. Latar belakang jaringan komputer:
Sejarah jaringan komputer global (
dunia ), dimulai pada tahun 1969, ketika Departemen Pertahan Amerika membentuk
Defense Advance Research Projects Agency ( DARPA ) yang bertujuan mengadakan
riset mengenai cara menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan
organik. Program riset ini kemudian dikenal dengan nama ARPANET ( Advance
Research projects Agency Network ). pada tahun 1970, lebih dari 10 komputer
telah berhasil dihubungkan ( satu dengan yang lain ), saling berkomunikasi, dan
dapat membentuk sebuah jaringan.
2. Manfaat jaringan komputer:
· Dapat saling berbagi (Sharing)
sumber daya peralatan (devices) secara bersama seperti harddisk,
printer, modem, dan lain sebagainya tanpa harus memindahkan
peralatan-peralatan tersebut kepada yang membutuhkan. Dengan demikian terjadi
peningkatan efesiensi waktu dalam operasi dan biaya pembelian hardware.
· Dapat
saling berbagi (Sharing) penggunaan file atau data yang ada pada server
atau pada masing - masing workstation.
· Aplikasi
dapat dipakai bersama sama (multiuser)
· Akses ke
jaringan memakai nama, password dan pengaturan hak untuk data-data rahasia,
sehingga masing-masing pengguna memiliki otorisasi.
· Komunikasi
antar pemakai melalui E-Mail atau LAN Conference.
· Pengontrolan
para pemakai ataupun pemakaian data secara terpusat dan oleh orang orang
tertentu, sehingga meningkatkan keamanan dan dapat melakukan pendelegasian
pekerjaan yang sesuai.
· Mudah melakukan backup data, karena
manajemen yang tersentralisasi
· Tidak
tergantung kepada orang yang menyimpan data (apabila orangnya tidak ada) karena
penyimpanan data tersentralisasi.
· Data
yang selalu up to date karena server senantiasa meng-uptodatekan data begitu
ada input (Data Entry) diterima.
3. Kerugian penggunaan jaringan komputer
· Biaya yang
tinggi karena meliputi berbagai aspek:
-
pembelian hardware dan software.
-
Biaya untuk konsultasi perencanaan jaringan dan jasa
pembangunan jaringan itu sendiri.
· Manajemen
Perangkat keras Dan Administrasi sistem :
Manajemen
pemeliharaan ini bersifat berkelanjutan dan memerlukan seorang IT profesional,
yang telah mengerti benar akan tugasnya.
· Sharing file
yang tidak diinginkan :
With the good
comes the bad, yaitu sharing file dalam jaringan yang ditujukan untuk dipakai
oleh orang-orang tertentu, seringkali mengakibatkan bocornya sharing folder dan
dapat dibaca pula oleh orang lain yang tidak berhak.
· Aplikasi virus dan metode hacking
:
Hal ini selalu
menjadi momok yang menakutkan bagi semua orang, mengakibatkan network down dan
berhentinya pekerjaan.
4. Broadcasting
Adalah : Proses pengiriman sinyal ke berbagai lokasi secara bersamaan, maka trafic jaringan jadi penuh, sehingga menyebabkan jaringan jadi lambat dan bahkan down.
Adalah : Proses pengiriman sinyal ke berbagai lokasi secara bersamaan, maka trafic jaringan jadi penuh, sehingga menyebabkan jaringan jadi lambat dan bahkan down.
5. Point to point
Istilah
ini biasanya digunakan dalam jaringan dimana suatu host dengan host lainnya terhubung
secara langsung, baik melalui media kabel maupun wireless.
Sambungan
point-to-point biasanya menyediakan sebuah koneksi internet dimana akses lain
tidak tersedia. Satu sisi dari sambungan point-to-point memiliki koneksi internet,
sementara yang lain menggunakan sambungan tersebut untuk mencapai Internet.
6. LAN
adalah suatu jaringan yang menjangkau area yang terbatas, misalnya
satu kantor satu gedung, dimana komputer yang mempunyai jaringan secara
fisik berdekatan satu dengan lainnya. Jaraknya kurang lebih sampai dengan 10
Km.
Keuntungan
Jaringan LAN adalah :
·
Pertukaran file dapat dilakukan dengan mudah (File Sharing).
·
Pemakaian printer dapat dilakukan oleh semua client (Printer Sharing).
·
File data yang keluar/masuk dari/ke server dapat di kontrol.
·
Proses backup data menjadi lebih mudah dan cepat.
·
Resiko kehilangan data oleh virus komputer menjadi sangat kecil sekali.
7. MAN
adalah jaringan dengan area lebih luas
dari LAN, yang bisa terdiri dari dua atau lebih LAN yang dihubungkan
bersama-sama dalam batas-batas kira-kira suatu kawasan metropolitan atau satu kota. Jarak maksimum yang
dijangkau MAN kira-kira 80 kilometer.
8. WAN
adalah jaringan yang jangkaun area geografik paling luas, bisa antar
pulau, negara, benua, bahkan bisa ke luar angkasa. Contoh terbaik dan sangat
terkenal adalah Internet. Tetapi, WAN dapat juga menjadi network
pribadi. Sebagai contoh, suatu perusahaan dengan kantor-kantor di berbagai
negara dapat memiliki WAN yang menghubungkan berbagai lokasi melalui hubungan
telepon, satelit dan teknologi-teknologi lainnya.
9. Sejarah Protokol Jaringan
Pada tahun 1982 dibentuk Transmission Control Protocol atau TCP dan
Internet Protokol atau IP. Protokol adalah aturan yang harus
ditaati atau diikuti oleh komputer yang dihubungkan untuk menghasilkan dan
mengatur komunikasi melalui jaringan. Jadi untuk memungkinkan terjadinya
komunikasi antar komputer pada jaringan komputer diperlukan sebuah protocol,
yang mendefinisikan aturan-aturan transfer data sehingga komunikasi bisa
berjalan dengan baik.
NetBEUI
/ NetBIOS adalah LAN
kecil yang sederhana dengan menggunakan
sistem operating Microsoft dapat berkomunikasi dengan menggunakan protocol
NetBEUI (NetBIOS Extended User Interface) didasarkan pada protocol
NetBIOS (Network Basic Input/Output) yang dikembangkan oleh IBM untuk
workgroup. Perlu dicatat bahwa jaringan NetBEUI tidak dapat diroute
karena protokolnya tidak dapat diroute.
TCP/IP
merupakan protocol yang paling popouler dan paling banyak digunakan saat ini,
alasannya adalah :
· TCP/IP menggunakan skema pengalamatan fleksibel
yang dapat sekali diroute, bahkan untuk network yang paling besar.
· Hampir semua sistem operating dan platform dapat
menggunakan TCP/IP.
· TCP/IP merupakan protocol untuk Internet
global. Sistem harus menjalankan TCP/IP untuk berhubungan dengan Internet.
· Kebanyakan network tingkat interprise
menjalankan TCP/IP, dan yang penting bahwa administrator network akrab dengan
protokolnya.
IPX/SPX adalah protokol yang
diimplementasikan dalam jaringan Novell Netware. IPX bertanggung jawab untuk
routing dan pengiriman paket. Sementara SPX menciptakan hubungan dan
menyediakan acknowledgement dari pengiriman paket tersebut.
10. Fungsi Protokol
a. enkapsulasi
- Penambahan informasi kendali dalam data
- Informasi kendali → alamat, pendeteksi kesalahan,
protocol control
b.
segmentasi dan reassembly
- Pemecahan data menjadi blok-blok
berukuran lebih kecil
- Reassembly merupakan kebalikan dari
segmentasi (terjadi di tujuan)
c.
pengendalian koneksi
- Pengiriman data secara
connection-oriented
- Ada 3 fasa →
pembangunan koneksi, transfer data, dan pembubaran koneksi
d.
kendali aliran
- Membatasi jumlah data yang dikirim
e.
Lima: kendali
kesalahan
- Menjaga kehilangan atau kerusakan
data
f. Enam:
pengalamatan
-
Meliputi level, scope, penanda koneksi, dan addressing mode
11. Topologi jaringan
Topologi menggambarkan struktur dari
suatu jaringan atau bagaimana sebuah jaringan didesain. Topologi
jaringan adalah: cara menghubungkan komputer satu dengan komputer lainnya sehingga
membentuk jaringan.
Topologi
jaringan topologi terbagi menjadi dua, yaitu topologi fisik (physical topology)
yang menunjukan posisi pemasangan kabel secara fisik dan topologi logik (logical topology)
yang menunjukan bagaimana suatu media diakses oleh host.
12. Pemilihan Topologi Jaringan
· Topologi Bus
Topologi bus
diimplementasikan dengan menggunakan media fisik berupa kabel koaksial.
Topologi ini umumnya digunakan untuk jaringan komputer yang terhubung secara
sederhana sehingga komputer-komputer yang terlibat di dalamnya bisa
berkomunikasi satu sama lainnya. Realisasi dari topologi bus ini adalah adanya
sebuah jalur utama yang menjadi penghubung antar komputer.
· Keuntungan dari Topologi bus adalah :
- Mudah
atau sederhana untuk menambahkan komputer ke jaringan ini, hanya perlu memasang
konektor baru.
- Tidak
terlalu banyak menggunakan kabel dibandingkan dengan topologi star/bintang
· Kekurangan dari Topologi Bus :
- Seluruh
jaringan akan mati jika ada kerusakan pada kabel utama.
- Membutuhkan
terminator pada kedua sisi dari kabel utamanya
·Topologi
Ring
Bentuk
ini merupakan bus Network yang ujung-ujungnya dipertemukan kembali sehingga
membentuk suatu lingkaran, setiap informasi yang diperoleh diperiksa alamatnya
oleh terminal yang dilewati.
·Keuntungan topologi ring adalah kemungkinan terjadinya bentrokan dalam
transfer data ditiadakan.
·Kelemahan topologi ring adalah harga implementasinya yang relatif lebih mahal. Selain
itu tingkat kesulitan untuk menjaga jaringan bertopologi ring juga lebih susah.
· Topologi Star
Topologi
model ini didesain dimana setiap node (file server, workstation, dan perangkat
lainnya) terkoneksi ke jaringan melewati sebuah hub atau concentrator. Data
yang terkirim ke jaringan akan melewati hub/concentrator sebelum melanjutkan ke
tempat tujuannya. Hub ataupun concentrator akan mengatur dan mengontrol
keseluruhan fungsi jaringan. Dia juga bertindak sebagai repeater/penguat aliran
data.
· Keuntungan Topologi Star :
- Mudah di pasang dan pengkabelan.
- Tidak mengakibatkan gangguan pada jaringan
ketika akan memasang atau memindahkan perngkat jaringan lainnya.
· Kekurangan Topologi Star :
- Membutuhkan lebih banyak kabel daripada
topologi jaringan bus
- Membutuhkan hub atau concentrator, dan
bilamana hub atau konsentrator tersebut jatuh atau rusak node-node yang
terkoneksi tidak terdeteksi.
· Topologi Tree
merupakan perpaduan antara topologi bus dan
star, yang terdiri dari kelompok-kelompok dari workstation konfigurasi Bintang
yang terkoneksi ke kabel utama yang menggunakan topologi Bus.
· Keuntungan Topologi Tree :
- Instalasi jaringan aari titik
ketitik pada masing-masing segmen
- Didukung oleh banyak perangkat
keras dan perngkat luinak
· Kekurangan Topologi Tree :
- Keseluruhan panjang kabel pada
tiap-tiap segmen dibatasi oleh tipe kabel yang digunakan
- Jika jaringan utama/backbone rusak,
keseluruhan segemen ikut jatuh juga
·
Topologi Mash/ Web
Topologi
ini juga disebut sebagai jaring, karena setiap komputer akan berhubungan pada
tiap-tiap komputer lain yang tersambung. Topologi ini jarang sekali diterapkan
dalam LAN karena alasan pemborosan kabel dan sulitnya instalasi, selain itu
juga sulit mendeteksi keamanannya. Biasanya model ini diterapkan pada WAN atau
internet sehingga disebut sebagai topologi web.
· Keuntungan: kita dapat melakukan
komunikasi data melalui banyak jalur, jika jalur satu terputus, maka kita bisa
menggunakan jalur yang lain.
13. Cara kerja modem
Modem berasal dari kata modulator/demodulator.
Modulasi adalah suatu cara untuk menumpangkan
sebuah gelombang pada gelombang yang lain. Jadi dengan modem ini bisa
dikirimkan dan diterima data antara dua buah komputer melalui jalur telepon yang
sudah tersedia lebih dulu.
Modem mengubah sinyal menjadi bentuk yang bisa dikirimkan melalui saluran telepon. Alat ini akan memodulasi (istilah modulasi adalah mengubah) sinyal digital dari komputer menjadi sinyal analog, yang merupakan jenis sinyal yang bisa dikirimkan melelui saluran telepon.
Modem akan mengubah atau (melakukan demodulasi) sinyal tersebut kembali ke bentuk digital agar bisa dibaca oleh komputer.
Modem mengubah sinyal menjadi bentuk yang bisa dikirimkan melalui saluran telepon. Alat ini akan memodulasi (istilah modulasi adalah mengubah) sinyal digital dari komputer menjadi sinyal analog, yang merupakan jenis sinyal yang bisa dikirimkan melelui saluran telepon.
Modem akan mengubah atau (melakukan demodulasi) sinyal tersebut kembali ke bentuk digital agar bisa dibaca oleh komputer.





0 comments:
Post a Comment